Bupati Siak: BLT Adalah Untuk Warga Siak

by

EKONOMIPOS.COM, SIAK – Masing-masing Kecamatan sudah mengajukan nama penerima BLT (bantuan langsung tunai) saat pandemi Covid-19 di Kabupaten Siak, Riau ke Dinas Sosial berdasarkan data dari penghulu setempat. Namun jika ada warga yang merasa layak mendapatkan sesuai kriteria tapi tidak masuk dalam daftar bisa mendatangi relawan kampung.

Bupati Siak, Alfedri menegaskan hal itu agar warganya yang susah tetap bisa bertahan hidup di tengah wabah virus Corona ini.

“Untuk datanya penerimanya sudah masuk, dari Kementrian Sosial ada 15 ribu KK, dari Provinsi 3.500 KK dan BLT dari dana Desa 19 ribu lebih. Jadi kalau ditotal itu mencapai 37 ribu KK. Untuk yang ternyata layak menerima tapi tidak ada dalam daftar bisa menghubungi relawan kampungnya,” kata Alfedri, Senin (4/5/2020).

Mereka yang rencananya akan mendapat Rp600.000 per bulan ini merupakan keluarga yang belum menerima bansos lain, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai, ataupun Kartu Pra-Kerja. Jika syarat itu cocok dengan warga yang belum masuk daftar ini, disarankan untuk menghubungi relawan kampungnya.

“Saat ini kita sedang mencocokkan data dari Kemensos, untuk pekerja harian di bengkel, minimarket, salon, dan lainnya yang terkena dampak dari Covid-19 ini juga akan kita masukan dalam daftar menerima BLT ini, karena tempat mereka bekerja juga akan tutup,” ujar Bupati lagi.

Mantan Camat ini juga menjelaskan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Siak sudah disalurkan sebanyak 16 ribu paket. Bantuan sembako dengan total 32 ribu paket ini akan dibagikan selama 3 bulan.

“Penerimanya akan didata kembali, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ada agar tepat sasaran. Untuk penerima kartu pra kerja, sudah dilaporkan sebanyak 6 ribuan. Mudah-mudahan usulan ini diterima, karena Riau hanya mendapat kuota 92 ribu,” kata Bupati lagi. (Inf/Pemkab)