Serahkan Uang Rp 5 Juta, Bupati Wardan Menangis

by

EKONOMIPOS.COM, INHIL – Sanggar Tuah Abdi asal Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir sukses membuat para penonton menangis pada pementasan tunggal mereka di Anjung Seni Idrus Tintin (ASIT) di Kota Pekanbaru (16-17/12/2016) kemarin.

Bahkan para pemimpin kabupaten yang terkenal dengan nama Negeri Seribu Parit, Bupati Inhil HM Wardan, Kadisporabudpar Junaidi, Sekda Said Syarifuddin juga tak kuasa menahan air matanya saat menyaksikan pementasan tersebut.

“Saya sungguh bangga dan puas atas penampilan yang dibawakan oleh para pemuda-pemudi kita ini. Hingga saya pun tak kuasa menahan air mata,” ucap Wardan saat memberi sambutan usai pementasan.

Pemkab Inhil, sambung Wardan, sangat mendukung kegiatan seperti yang dilakukan Sanggar Tuah Abdi. Untuk itulah ke depan, tegasnya, hal ini harus mendapat pembinaan langsung dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil.

“Saat ini saya datang langsung bersama Sekda dan Kepala Dinas Pemuda dan Olaharaga. Untuk itulah saya kembali menegaskan melalui dinas terkait hal-hal yang menyangkut kesenian dan kebudayaan ini benar-benar dapat didukung. Baik dari segi pembinaan maupun pengembangannya ,” tegas Wardan yang dianggukkan langsung Kadisporabudpar Inhil, Junaidi untuk memperhatikan betul mata anggaran untuk membantu ini sehingga harapan maju ke depannya seniman-seniman kita benar-benar terwujud.

Secara pribadi, pada kesempatan tersebut Wardan juga menyerahkan langsung uang tunai Rp5 juta untuk pembinaan Sanggar Tuah Abdi.

“Ini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi saya secara pribadi. Semoga ini dapat bermanfaat bagi Sanggar Tuah Abdi,” katanya saat memberikan langsung bantuan tersebut kepada perwakilan sanggar.

Sebagai informasi, Sanggar Tuah Abdi merupakan sanggar teater pertama dari luar Pekanbaru se Provinsi Riau yang melakukan pementasan tunggal di Gedung Anjung Seni Idrus Tintin. Pada pementasan yang berlangsung selama dua hari dan melibatkan 61 kru tersebut mengangkat cerita berjudul Mimpi Buruk di Waktu Petang. Selain tiga pejabat Pemkab Inhil diatas, pertunjukan tersebut juga disaksikan langsung oleh Ketua Yayasan Tasik Gemilang Edi Syafwannur.

Salah seorang budayawan Riau, Hang Kafrawi, yang terkenal tunak berkesenian di bidang teater turut memberi aplaus atas pertunjukan tersebut.

“Penampilan yang disuguhkan Tuah Abdi sungguh luar biasa. Para aktor mampu membawa cerita dengan menjadi tokoh-tokoh yang memiliki karakter kuat. Akting para aktor ini pun membuat banyak penonton tak mampu membendung air mata. Semoga ini menjadi salah satu pelopor sanggar teater daerah untuk dapat berkiprah hingga ke provinsi bahkan nasional katanya.(Adv)

No More Posts Available.

No more pages to load.