• Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, October 10, 2026
Ekonomi Pos
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir
No Result
View All Result
EkonomiPos.Com
No Result
View All Result

Greenpeace: Konsumsi Batu Bara Hambat Penggunaan Energi Terbarukan

09/09/2016
Share on FacebookShare on Twitter

EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Hindun Mulaika menyatakan dukungan terhadap penggunaan komoditas batu bara sebagai elemen utama untuk memberdayakan pembangkit listrik, diperkirakan dapat menghambat pengembangan energi terbarukan.

“Dukungan terhadap PLTU batu bara hanya akan mengunci dan memperlambat pengembangan energi terbarukan di Indonesia,” kata Hindun dalam rilis di Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Menurutnya, kurangnya sumber energi yang dialami 13%-15% penduduk Indonesia sebenarnya dapat diselesaikan oleh sumber energi terbarukan yang dapat diambil langsung dari sumber lokal, baik itu panas bumi, air, matahari, maupun angin.

Dia juga berpendapat desentralisasi listrik adalah sistem terbaik untuk menjangkau masyarakat di daerah kepulauan, sehingga dapat menciptakan beragam manfaat antara lain tidak akan banyak hilang daya di transmisi dan akan lebih efisien secara biaya.

“Jadi jelas PLTU batu bara skala besar bukanlah jawaban solusi keadilan energi di Indonesia. Itu adalah informasi salah yang selalu diungkapkan kepada masyarakat Indonesia agar bisnis pertambangan batu bara bisa terus berlangsung di tengah lesunya permintaan pasar global,” paparnya.

Hindun mengingatkan tidak hanya dampak perubahan iklim, tetapi polusi udara yang dikeluarkan oleh PLTU batu bara juga mengancam kesehatan masyarakat. Sebagaimana diketahui, polusi batu bara dapat menyebabkan berbagai macam penyakit pernapasan, stroke, penyakit jantung sampai kanker paru.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Jarman memperkirakan kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap pada 2019 akan mencapai 166,2 juta ton.

“Kebutuhan batu bara tersebut meningkat dibandingkan dengan saat ini yang hanya 87,7 juta ton,” katanya saat “workshop” Building Pathways For High Efficiency Low Emissions (HELE) Coal Technology In Indonesia di Jakarta, Selasa (6/9).

Menurut dia, peningkatan kebutuhan batu bara tersebut akibat adanya program pembangunan pembangkit 35.000 MW dan ditambah 7.000 MW dalam tahap pembangunan yang masih didominasi PLTU batu bara.

Dia mengatakan sebanyak 56,97% dari program 35.000 MW berupa PLTU batu bara, sedangkan kapasitas total PLTU akan meningkat 25.828 MW pada 2019. Akibat program tersebut, lanjutnya, pada 2019 rasio elektrifikasi akan meningkat menjadi 97,35% dari posisi Desember 2015 sebesar 88,3%.

Jarman mengatakan peningkatan rasio elektrifikasi tersebut tetap mengandalkan PLTU batu bara. “Alasannya harga beli listrik PLTU batu bara masih paling murah dan cadangan batu bara masih yang terbesar yaitu 29,48 miliar ton dibandingkan minyak bumi,” ujarnya.

 

 

(Bisnis)

Share76Tweet48

Kabar Terkait

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Berita

Direktur Keuangan Jasa Raharja Kunjungi Gubernur Riau, Bahas Peningkatan Penerimaan dan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

09/10/2026
Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas
Berita

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

09/10/2026
Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi
Berita

Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi

07/10/2026
Load More
EkonomiPos.Com

We bring you the best Economy News

  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Editorial
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2025 EkonomiPos.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Lifestyle
  • Insight
  • Finance
  • Industry
  • Showbiz
  • Advertorial
  • Daerah
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Rokan Hilir

© 2025 EkonomiPos.com.

Go to mobile version