Casio Luncurkan Celviano Grand Hybrid Hasil Kolaborasi Tiga Master

by

EKONOMIPOS.COM (EPC)JAKARTA—Casio meluncurkan alat musik elektronik yang dinamakan Celviano Grand Hybrid.

General Manager EMI Sales Division CASIO Tokyo Takaki Maeda menerangkan produk dengan teknologi terbaru ini adalah salah satu masterpieceCasio yang mengkombinasikan akustik piano tradisional klasik yang sudah berumur lebih dari 300 tahun yang merupakan hasil penelitian dan analisis dari tiga grand piano klasik di dunia.

“Ini adalah hasil penggabungan kualitas piano Berlin, Hamburg, dan Vienna dalam satu instrument dan juga hasil perpaduan antara tradisional dan inovasi teknologi,” terangnya saat peluncuran di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2016).

Nada dan sentuhan yang dimilikinya, lanjutnya, merupakan hasil pengembangan resmi bersama pembuat piano terkenal dunia C. Bechstein. Material tutsnya menggunakan kayu sprucesama seperti yang digunakan grand pianosehingga pengguna seperti memainkan piano yang realistis.

“Sejak peluncuran keyboard elektronik pertama kami di tahun 1980, kami memahami bagaimana musik dapat membawa kegembiraan bagi banyak orang. Sejak itu kami terus mengembangkan banyak inovasi dalam alat musik dan terus berevolusi menciptakan alat musik digital sehingga membantu orang di seluruh dunia menemukan kesenangan dalam bermain musik,” ujarnya.

Dia menambahkan produksi Celviano Grand Hybrid tahun ini mencapai 20.000 unit untuk seluruh dunia. Indonesia merupakan pasar alat musik Casio terbesar ketiga setelah Brasil dan Peru.

50% dari pendapatan Casio merupakan hasil penjualan produk yang diperoleh dari alat musik, kalkulator, komputer dan lainnya. Jam tangan masih memegang kendali dari pendapatan Casio,” terangnya.

Maestro musik klasik Indonesia yang juga Brand Ambassador dari Casio Celviano Grand Hybrid, Ananda Sukarlan mengakui keunggulan produk terbaru itu. Menurutnya, memainkan Celviano seperti memainkan grand piano dalam versi digital.

Mekanismenya seperti grand piano, bukan upright piano, sehingga pianis muda yang kebanyakan memiliki upright piano di rumahnya tidak canggung lagi dengan tekanan grand piano jika harus konser atau kompetisi,” katanya.

Teknologi Casio, tambahnya lagi, memungkinkan merekam apa yang dimainkan sang pianis dengan akurasi yang tepat. Pianis bisa dengan cepat mendeteksi apakah permainannya memang secara musikal sudah rapih dan rata jika permainannya direproduksi dalam tempo yang lebih lambat.

Ini berfungsi seperti ‘kaca pembesar’. Direproduksi dalam tempo lambat tapi bukan hanya kecepatannya, melainkan juga details yang tadinya tidak bisa didengar kalau dimainkan dalam tempo cepat. Jadi menurut saya, potensinya sangat besar untuk mengedukasi calon pianis,” bebernya.

(Bisnis)