
Ekonomipos.com, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) serius mendukung perdagangan batu akik di Indonesia maupun mancanegara. mulai dari menggelar pameran batu akik hingga mencarikan pasar ekspor yang membuat perhiasan batu akik asal Indonesia terkenal di dunia internasional.
Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin ingin mempertahankan demam batu akik di pasar dalam negeri agar tetap menyumbang transaksi besar setiap hari. “Kami akan gelar pameran supaya booming batu akik tidak hilang. Jangan cuma sesaat seperti tanaman gelombang cinta,” ujar dia saat ditemui di acara Tropical Landscapes Summit, Jakarta, Selasa (28/4/2015).
Sebelumnya Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan, Nus Nuzulia Ishak mengatakan, nilai ekspor perhiasan dan permata dari 2010-2014 melonjak sebesar 26,8 persen.
Data Kementerian Perdagangan menunjukkan, ekspor perhiasan dan permata pada tahun lalu senilai US$ 4,6 miliar. Sementara pada 2010, realisasinya baru US$ 2,9 miliar. Perhiasan dan permata itu mencakup batu akik jadi, bukan gelondongan.
“Batu akik di dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) tidak ada. Jadi ekspornya tidak boleh gelondongan tapi harus sudah jadi perhiasan,” ungkap Nus.
Nus mengaku, pemerintah terus agresif mempromosikan produk perhiasan dan permata asli Indonesia seperti rutin menggelar pameran di Hong Kong. “Pameran perhiasan dan permata di Hong Kong sangat besar, semua pembeli tumpah ruah di sana,” tandasnya. (Liputan6.com)