Harga Minyak: Naik Tajam Setelah Diumumkan Raja Baru Arab Saudi

by
Harga minyak Brent turun drastis setelah berita kematian Raja Abdullah
Harga minyak Brent turun drastis setelah berita kematian Raja Abdullah

EkonomiPos.com, Jakarta  — Harga minyak dunia pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1/2015) melejit , setelah pada perdagangan Kamis ditutup anjlok.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2015 pada pk. 08:30 WIB menguat 1,88% ke US$47,18 per barel.

Sementara itu, minyak Brent pada waktu yang sama, menguat 2% ke US$49,49/barel.

Bloomberg mengemukakan minyak berfluktuasi setelah kematian Raja Abdullah dari Arab Saudi. Seperti diketahui Arab saudi merupakan produsen terbesar di organisasi negara pengekspor minyak .

“Pasar bereaksi terhadap berita ini, karena dapat mengantar masa ketidakpastian kebijakan Arab Saudi dengan sosok pemimpin baru, ” kata Andy Lipow, Presiden Lipow Oil Associates LLC seperti dikutip Bloomberg, Jumat (23/1/2015).

Seperti diketahui setelah kematian Raja Arab Saudi Abdullah, hingga penutupan Kamis atau Jumat  WIB dinihari. WTI ditutup anjlok 3,08% ke US$46,31/barel, Bret merosot 1,04% ke 48,52/barel.

“Harga minyak Brent turun drastis setelah berita kematian Raja Abdullah dan laporan persediaan minyak AS yang naik,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Jumat (23/1/2015).

Pasar minyak berbalik melejit setelah diumkannya raja baru,  adik Abdullah yaitu Salman bin Abdulaziz Al Saud.(Bertuahpos.com)