DAK Siak Dialihkan Demi Pencegahan Penularan Covid-19

by

EKONOMIPOS.COM, SIAK – Penghentian seluruh proses pengadaan barang jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2020 untuk penanganan Covid-19 yang menjadi ancaman serius bagi dunia, membuat usulan pembangunan ratusan sanitasi di Siak juga batal terealisasi.

Kepala Dinas PU Tarukim Siak H Irving Kahar Arifin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Perkim H Khaidir Fitri mengatakan usulan dari Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman (PU Tarukim) ini pada dasarnya untuk mengajak masyarakat hidup bersih dengan sanitasi yang lengkap.

“Pemerintah Pusat memutuskan anggaran DAK yang sebelumnya akan dialokasikan untuk program pembuatan sanitasi limbah di Kabupaten Siak dialihkan penggunaannya untuk penanganan Covid-19. Akibatnya, program sanitasi itu batal digulirkan,” katanya belum lama ini.

Namun demikian, usulan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan program bantuan Rumah Layak Huni (RLH) yang bersumber dari dana Pemprov Riau tetap jalan.

“Tahun ini kita telah mengusulkan ratusan unit program BSPS, ratusan RLH, dan ratusan sanitasi limbah untuk di Siak. Tapi karena saat ini dana DAK perumahan dan sanitasi dibatalkan, maka otomatis program pembangunan sanitasi jadi batal digulirkan,” terang H Khaidir Fitri, Sabtu (2/5/2020) siang.

Dijelaskan Khaidir, program BSPS merupakan bantuan perbaikan rumah Atap Lantai dan Dinding (Aladin) yang dikerjakan melalui swadaya masyarakat/penerima, sama halnya dengan bantuan sanitasi limbah (pembangunan tangki septic, red) yang diperuntukkan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Inf/Pemkab)