Dapat Izin Mendagri, 30 Pejabat Pemko Pekanbaru Segera Dimutasi

by

EKONOMIPOS.COM (EPC), PEKANBARU – Sekitar 30 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemko Pekanbaru akan segera dimutasi. Diperkirakan mutasi itu dilakukan akhir pekan ini. Wacana ini mencuat setelah Pemko Pekanbaru mengklaim dapat restu dari Kementerian Dalam Negeri RI untuk melakukan mutasi terbatas.

Saat ini pemko melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Pekanbaru tengah melengkapi berkas administrasi yang diminta pihak Kemendagri. “Iya, izin mutasi terbatas sudah kami jemput kemarin. Memang masih ada beberapa administrasi yang harus kami lengkapi. Tapi itu bukan masalah besar. Seperti kekeliruan dalam pengetikan berkas. Senin atau Selasa sudah bisa. Jadi akhir pekan paling lambat sudah bisa mutasi,” kata Plh Sekdako Pekanbaru, Azwan, Senin (11/09/2017).

Memang ada beberapa prosedur administrasi kecil yang harus dilengkapi kembali. Akan tetapi hal tersebut bukanlah pengganjal untuk melaksanakan mutasi bagi pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemko Pekanbaru. Menurut keterangan Azwan, Jumat pekan lalu bersama Plt Kepala BKSDM M Jamil sudah menjemput izin mutasi ke Kemendagri. Kemungkinan perbaikan administrasi yang dibutuhkan bisa dituntaskan dalam satu atau dua hari ke depan. Sehingga paling lambat pada akhir pekan ini walikota Pekanbaru sudah bisa melaksanakan mutasi.

“Ada beberapa jabatan strategis yang perlu diisi karena kekosongan pejabat. Selain itu juga ada beberapa pejabat eselon III dan IV yang harus dirotasi untuk penyegaran. Tapi itu semua berpatokan terhadap hasil evaluasi kinerja yang telah dilakukan oleh Pemko Pekanbaru sejak awal Walikota Firdaus MT menjabat,” bebernya.

Sementara Plt Kepala BKSDM Muhammad Jamil membenarkan jika pihaknya sudah mengantongi izin untuk melakukan mutasi dari Kemendagri. Pihaknya menargetkan mutasi akan dilakukan akhir pekan ini. Menurut keterangan Jamil, ada sekitar 30 pejabat eselon III dan IV yang akan terkena mutasi. Namun dia enggan membeberkan jabatan ada saja dan dinas mana yang paling banyak dilakukan mutasi. “Belum bisa kita sampaikan ke publik, nanti saja pas mutasi,” katanya. (*)