Pejabat Non Job Segera Diumumkan, Walikota Mutasi Pejabat Akhir Tahun Ini

by
Foto: Ilustrasi

EKONOMIPOS.COM (EPC), PEKANBARU – Walikota Pekanbaru, Firdaus MT membenarkan adanya kabar mutasi besar-besaran yang dilakukan jelang tutup tahun 2017. Tidak hanya untuk eselon III dan IV, termasuk sejumlah jabatan kepala dinas dan badan akan diganti.

Namun walikota belum bersedia memberikan bocoran pejabat mana saja yang akan diganti. “Itu OPD yang dibuka seleksinya belum lagi, itu nanti itu. Karena kita akan lapor dulu ke Komisi ASN. Kalau sudah keluar nanti, baru kami buka nanti,” kata kata Firdaus, Senin (27/11).

Dia memberikan bocoran, nama-nama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik dinas maupun badan yang kosong akan diumumkan dalam pekan ini.

“Pejabat yang menduduki jabatan kepala OPD sebelumnya sudah kita lakukan evaluasi. Insya Allah dalam dua atau tiga hari ke depan kita umumkan mana saja OPD yang kosong. Nanti langsung kita buka pendaftaran untuk lelang jabatan,” bebernya.

Untuk seleksi jabatan eselon II, Firdaus menargetkan tuntas akhir Desember atau awal Januari 2018. Jika tuntas bulan Desember, besar kemungkinan pelantikan digabung dengan mutasi pejabat eselon III dan IV.

Namun jika seleksinya tuntas awal Januari, maka pelantikanya akan dilakukan terpisah. Sebab untuk pelantikan pejabat eselon III dan IV akan dilakukan bulan Desember mendatang.

“Mutasi eselon III dan IV itu dibulan Desember. Sedangkan untuk eselon II perkiraan kita akhir Desember atau awal Januari. Kalau kita bisa digabung, mungkin nanti eselon III dan IV kita dahulukan saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kota Pekanbaru menyebutkan, mutasi pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru akan dilaksanakan akhir tahun ini.

“Tidak jadi bulan November ini. Kemungkinan besarnya Desember. Kita tidak ingin isue mutasi ini nanti justru membuat mereka tidak fokus bekerja,” kata Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil.

Namun untuk jabatan yang tidak mengurusi anggaran diperkirakan akan dilakukan lebih dulu. Seperti untuk jabatan lurah dan kepala sekolah. (*)