BI Upayakan Kenaikan Suku Bunga KPR Seminimal Mungkin

by
foto/int
foto/ilustrasi

Ekonomipos.com,PEKANBARU – Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau mengatakan Bank Indonesia akan mendukung masyarakat dalam Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Antara lain dengan mengupayakan tidak menaikan suku bunga yang terlau tinggi.

“Dari sektor properti, di Riau saat ini juga masih menarik. Apalagi jika suku bunga turun, maka sektor properti akan bergairah,” ujar Mahdi Muhammad Kepala Bank Indonesia Perwakilan Riau kepada bertuahpos.com, Rabu (25/02/2015),
Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah satu juta rumah. Tetapi meski demikian agar tidak terjadi spekulasi pada property BI berlakukan sistem LTV (Loan to Value).
Lebih lanjut Mahdi mengatakan memang saat ini masih banyak masyarakat yang butuhkan rumah. Untuk itu kita dari BI akan usahakan agar suku bunga tidak terlalu tinggi. Dan juga disadari kredit rumah KPR dalam jangka panjang untuk 10 tahun bahkan sampai 15 tahun.
Sedangkan untuk perbankan, agar target dari KPR tercapai. Apalagi disadarinya bahwa bisnis properti untuk perbangkan adalah kreditnya.
“Hanya saja kita berharap kepada perbankan yang memberikan KPR kepada masyarakat agar lebih berhati-hati. Hati-hati yang dimaksud agar kredit macet yang terjadi tidak berlebihan,”katanya.
Bank Indonesia sendiri menarget pertumbuhan kredit makro tumbuh sebesar 15 sampai 17  persen, diperikirakan dengan pertumbuhan sebesar itu yang aman untuk situasi perekonomian di Riau saat ini.(yogi/BERTUAHPOS.COM)