Musim Hujan Untungkan Petani Hortikultura di Siak

by

EKONOMIPOS.COM (EPC), SIAK РPetani hortikultura di Kabupaten Siak justru merasa bersyukur dengan musim hujan saat ini. Sebab, hasil panen mereka melimpah ruah, sementara harga di pasaran masih normal.

“Alhamdulillah, saya bersukur sekali. Panen bayam dan kangkung aja sudah bisa untuk menutupi sehari-hari dan modal,” kata Suryono, petani hortikultura binaan CSR Sinarmas, di Perawang, Selasa (14/11/2017).

Dia menyebut, biasanya hasil panen sayuran hanya 50 kg sehari, kini mencapai 80 kg. Kualitas daun dan buah juga semakin segar. Selain itu, kerja untuk penyiraman sebagaimana aktivitas di musim kemarau tidak perlu lagi dilaksanakan.

“Musim hujan begini mendatangkan keuntungan bagi kami. Tentunya kita tidak berharap hujan yang berakibat banjir kan,” kata dia.

Biasanya, apabila barang banjir atau pasokan melimpah di pasaran, harga pun jatuh. Namun, untuk musim ini, harga tetap normal sehingga membuat petani lokal merasa senang.

Hal tersebut juga diakui Harianto, petani hortikultura di Kecamatan Tualang. Ia merupakan seorang petani sawit yang beralih ke penati hortikultura. Sama dengan beralihnya Suryono dari sawit ke hortikultura. Bahkan ia juga terinspirasi dari keberanian Suryono yang membuahkan hasil menjanjikan.

“Biasanya melon agak layu kalau musim panas, saat ini sangat segar dan buahnya banyak,” kata dia.

Harga jual melon juga lebih tinggi dati biasanya. Apalagi kalau dijual di dalam areal perusahaan Sinarmas Grup. Bahkan ia mendapat harga tinggi dibanding harga di pasar.

“Kalau ke dalam perusahaan kita dapat harga Rp 12 ribu perkilo. Ini harganya lebih tinggi. Apalagi dengan kualitas buah saat ini, lebih baik dan lebih banyak,” kata dia.

Sementara Kabid Holtikultura Dinas Pertanian Siak Suwandi mengakui saat ini petani hortikultura sedang panen. Hasilnya panennya melimpah sehingga kebutuhan lokal dapat terpenuhi. (*)