Perekonomian Tumbuh 2,71 Persen, PDRB Riau Terbesar se-Sumatera

by

EKONOMIPOS.COM (EPC), PEKANBARU – Provinsi Riau tercatat sebagai daerah dengan Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB terbesar di Pulau Sumatera.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan perekonomian Riau pada tahun 2017 tumbuh sebesar 2,71 persen. Secara spasial, pada 2017 Provinsi Riau berkontribusi sebesar 5,10 persen terhadap perekonomian nasional.

“Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-5 di Indonesia, atau PDRB terbesar di Pulau Sumatera,” kata Kepala BPS Riau, Aden S Gultom, Senin (5/2).

Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Riau pada 2017 meningkat dibanding tahun 2016, yang sebesar 2,23 persen.

Perekonomian Riau tahun 2017 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp705,68 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 471,42 triliun.

“Jasa Perusahaan merupakan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,92 persen,” jelas Aden.

Pertumbuhan juga terjadi lapangan usaha jasa lainnya sebesar 7,90 persen, dan perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 6,37 persen.

“Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha, kecuali pada lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian, dan Jasa Keuangan dan Asuransi yang mengalami kontraksi masing masing sebesar minus 6,25 persen dan minus 2,24 persen,” katanya.

Struktur perekonomian Riau dari sisi produksi pada 2017 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama, yaitu Pertambangan dan Penggalian (25,93 persen), Industri Pengolahan (25,31 persen) dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (23,63 persen).

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2017, Industri Pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,59 persen, diikuti Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 1,30 persen; Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,56 persen; dan Konstruksi sebesar 0,47 persen. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.