Ekonomi China Diprediksi Menguat

by

EKONOMIPOS.COM – Aktivitas perdagangan internasional yang dilakukan China diprediksi akan membuat negara tirai bambu ini mengalami pertumbuhan dalam setengah tahun ke depan.

Dikutip kumparan dari China Daily, para ahli memprediksi bahwa upaya China untuk meningkatkan impor dapat mendongkrak permintaan domestik dan menopang perekonomian dunia.

“Volume perdagangan luar negeri meningkat terus dan menghadapi peluang baru. Dalam setengah tahun kedua, perdagangan diperkirakan akan memperlihatkan pertumbuhan yang solid,” kata Direktur Institut Perdagangan Internasional Chinese Academy of International Trade and Economic Cooperation Liang Ming.

Meski demikian, untuk mencapai pertumbuhan tersebut Liang mengatakan China membutuhkan upaya yang lebih besar guna meliberalisasi dan memfasilitasi perdagangan serta investasi. Selain itu juga untuk membantu mempertahankan sistem perdagangan multilateral.

“Sementara untuk menstabilkan ekspor, kita perlu memperbesar impor. Sehingga perdagangan luar negeri dapat dikembangkan secara seimbang,” ujarnya.

Data resmi menunjukkan perdagangan internasional mempertahankan pertumbuhan yang stabil sepanjang tahun ini. Dalam lima bulan pertama 2018, perdagangan barang melonjak 8,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yaitu menjadi 11,63 triliun yuan.

Impor tumbuh lebih cepat daripada ekspor untuk periode Januari hingga Mei. Menghasilkan surplus perdagangan 649,8 miliar yuan, turun 31% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan perdagangan yang kuat dapat dikaitkan dengan banyak faktor,” kata Liang.

Beberapa diantarnya yaitu ekonomi global yang stabil, pertumbuhan perdagangan internasional yang kuat dan permintaan domestik yang juga meningkat.

Laporan Kementerian Perdagangan yang dirilis pada bulan Mei juga memprediksi tren peningkatan dalam perdagangan. Laporan itu memperkirakan total volume perdagangan China akan tetap kuat sepanjang tahun ini, setelah sebelumya sempat mengalami penurunan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.