Pembunuh Sekretaris Bos XL Seorang Sales Alat Kesehatan

by

328669_asisten-mantan-bos-xl_663_382Ekonomipos.com, telepon selular XL, Hairyantira (37) atau yang akrab disapa Rian adalah seorang sales alat kesehatan di sebuah perusahaan di Jatibening, Bekasi.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan.
“Tersangka AK berprofesi sebagai sales alat kesehatan di sebuah perusahaan di Jatibening, Bekasi,” ujar Krishna, di Mapolda Metro Jaya. Rabu 5 Agustus 2015.
Rian yang menghilang hampir sembilan bulan ini akhirnya terungkap bahwa korban sudah tewas sejak Oktober 2014.
“Hari ini Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban berinisial H yang dikabarkan hilang sejak November 2014,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Rabu 5 Agustus 2015.
Menurut Krishna, korban yang dilaporkan pihak kepolisian sejak 14 April 2015, ditemukan tewas di sebuah Hotel di Garut.
“Korban sudah dibunuh sejak 30 Oktober 2014 di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat,” kata Krishna.
Dari pengungkapan ini, polisi menetapkan tersangka berinisial AK (38) yang merupakan teman dekat korban.
“Tersangka sudah kita tahan berinisial AK, yang merupakan teman dekat korban,” ungkap Krishna.
Terungkapnya AK sebagai tersangka pembunuhan adalah hasil penyelidikan Tim Unit 1 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
“Ini hasil pencarian dan penelusuran tim sejak dapat laporan kehilangan,” tutur Krishna.
Kepada penyidik, tersangka mengaku membunuh korban dengan membekap mulut korban dan dimasukkan ke dalam bak mandi.
“Dia juga mengaku membunuh korban dengan alasan pribadi, tapi itu masih kita kembangkan,” tutup Krishna.
Akibat perbuatannya, sementara tersangka terancam dijerat pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Sebelumnya, Hayriantira (37) atau Rian dilaporkan hilang oleh keluarganya pada tanggal 14 April 2015 itu. Jauh sebelum dilaporkan, tepatnya bulan November 2014, pihak keluarga sudah hilang kontak dengan korban.
Informasi yang dihimpun VIVA.co.id, Rian yang diketahui tinggal di rumah kontrakan di kawasan Kelapa Dua, Depok sudah bekerja selama 13 tahun 3 bulan di perusahaan provider telepon selular tersebut. Rian juga dikenal sebagai wanita yang supel, ramah dan murah senyum. (Viva)