Akibat Lonjakan Corona, Argentina Umumkan Lockdown Total 9 Hari

by

EKONOMIPOS.COM – Pemerintah Argentina akan menerapkan lockdown (penguncian) total selama sembilan hari di tengah perjuangan melawan fase terburuk pandemi virus Corona.

Penerapan lockdown ini diumumkan Presiden Alberto Fernandez pada Kamis (20/5) waktu setempat seperti dilansir detikcom.

“Kita harus menerima bahwa kita berada dalam momen kritis,” kata Fernandez di saat Argentina mencatat 35.000 kasus baru infeksi Corona dalam satu hari.
Pandemi COVID-19 telah merenggut hampir 73.000 nyawa di negara Amerika Selatan itu.

Lockdown total ini akan dimulai pada Sabtu (22/5) besok. Selama lockdown, hanya bisnis yang dianggap penting yang akan tetap buka.

Kelas tatap muka juga akan dihentikan sementara, begitu pula dengan acara-acara sosial, keagamaan, dan olahraga.

Pembatasan baru ini akan serupa dengan yang diberlakukan setahun lalu di Argentina pada awal pandemi, untuk mencoba meringankan sistem perawatan kesehatan yang terbebani.

Pada hari Kamis (20/5) waktu setempat, Argentina mencatat 435 kematian baru akibat COVID-19 dalam sehari. Selama tujuh hari terakhir ini, Argentina telah mencatat rata-rata sekitar 27.000 kasus baru dan hampir 500 kematian per hari.

Dari populasi sebanyak 45.000 juta jiwa, sejauh ini hampir 8,5 juta orang telah menerima satu dosis vaksinasi dan 2,2 juta orang lainnya telah mendapatkan vaksin Corona secara lengkap. (mg1)

No More Posts Available.

No more pages to load.