Setiap Hari Kamis Lion Air Terbang Layani Umroh Pekanbaru-Madinah

by
EKONOMIPOS.COM (EPC), PEKANBARU – Jamaah umroh Pekanbaru semakin dimudahkan untuk ke tanah suci. Jika sebelumnya harus transit melalui bandara Batam, Jakarta, atau Medan, saat ini tidak perlu lagi.
 
Maskapai Lion Air, meresmikan rute penerbangan langsung Pekanbaru-Madinah khusus untuk layanan jamaah umroh setiap hari Kamis.
 
Penerbangan perdana dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Direktur Operasional Lion Air Kapten Zwingli Silalahi, dan GM Service Lion Air Ari Azhari serta tamu undangan lainnya.
 
“Penerbangan langsung ini jadi lebih pasti hitung-hitunganya, karena kalau transit kan harus ada biaya tambahan. Apalagi kalau pesawat delay (tertunda), harus ada biaya makan,” kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Kamis (26/10/2017).
 
Ia mengatakan rute itu merupakan inovasi pelayanan dari Lion Air dan akan jadi pendapatan baru bagi bandara dan imigrasi.
 
“Dan kami dari pemerintah provinsi ini kebanggan penting karena kami jadi semangat lagi untuk mendapatkan Pekanbaru jadi embarkasi haji,” katanya.
 
GM Service Lion Air Ari Azhari mengatakan penerbangan ini akan sangat menyingkat waktu dan uang dibandingkan sebelumnya jamaah umroh harus transit di Medan, Kuala Lumpur, dan Singapura. Dengan penerbangan langsung, waktu tempuh ke Madinah hanya delapan jam.
 
“Kasihan kita lihat di negeri orang, jamaah kita di terminal Kuala Lumpur mereka duduk menunggu keberangkatan. Semoga layanan ini akan membuat nyaman tamu-tamu Allah,” katanya.
 
Dari sisi bisnis, lanjutnya, potensi jumlah penumpang dari layanan umroh di Pekanbaru cukup tinggi, sehingga akan menimbulkan kerja sama yang menguntungkan antara maskapai, perusahaan layanan travel dan masyarakat.
 
“Ini akan membantu layanan umroh karena saya dapat informasi dari Pekanbaru jumlah jamaah umroh yang berangkat mencapai 12 ribu per bulan,” kayanya.
 
Penerbangan langsung ke Madinah akan menggunakan pesawat terbaru Boeing 737 Max 8. Calon jamaah umroh akan mendapatkan layanan dua kali makan di atas pesawat, dan selama perjalanan diiringi dengan alunan musik tarbiyah.
 
Ia mengatakan, dalam penerbangan ke Madinah, pesawat hanya akan singgah sekali di India untuk mengisi bahan bakar dan membersihkan toilet selama 30 menit, tapi jamaah tidak perlu turun karena pesawat langsung berangkat.
 
Layanan paket umroh jadwalnya akan terbang sekali seminggu dari Bandara Pekanbaru, yakni pada hari Kamis. Kemudian pesawat dari Madinah akan bertolak setiap Senin waktu setempat dan tiba di Pekanbaru pada hari Selasa. (*)