Pasca keputusah Fed, Wall Street mixed

by
Traders work just after the opening bell on the floor of the New York Stock Exchange March 12, 2012. REUTERS/Adam Hunger

EKONOMIPOS.COM (EPC),NEW YORK – Bursa AS ditutup dengan wajah beragam pada transaksi perdagangan semalam (27/7). Berdasarkan data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,01% menjadi 18.472,17. Saham Coca Cola menjadi saham dengan penurunan terbesar, sedangkan saham Apple merupakan saham dengan kenaikan tertinggi.

Senasib, indeks S&P 500 ditutup dengan penurunan 0,12% menjadi 2.166,58. Adapun sektor yang tergerus paling dalam adalah sektor barang konsumen. Di sisi lain, sektor teknologi informasi mencatatkan kenaikan terbesar.

Sedangkan indeks Nasdaq berhasil ditutup dengan lompatan 0,58% menjadi 5.139,81. Kenaikan Nasdaq disokong oleh iShares Nasdaq Biotechnology ETF yang ditutup dengan kenaikan 2,4%.

Pergerakan Wall Street yang beragam terjadi pasca the Federal Reserve mengumumkan kebijakan suku bunga mereka pada pertemuan kemarin. Seperti yang diduga banyak analis, the Federal Open Market Committe menahan suku bunga acuannya di kisaran 0,25% hingga 0,5%.

Kendati demikian, bank sentral AS itu mencatat, pasar tenaga kerja semakin menguat dan sejumlah indikator lain menunjukkan adanya pertumbuhan.

“Saya tidak merasa keputusan the Fed kali ini dovish atau hawkish. Sepertinya pernyataan itu netral. Mereka menaikkan outlook perekonomian namun tidak mengatakan mereka siap untuk mengerek bunga ke depannya,” jelas John Caruso, senior market strategist RJO Futures.

 

(KONTAN)